Showing posts with label Books. Show all posts
Showing posts with label Books. Show all posts

Sunday, June 24, 2012

Agnes Davonar said...

"Kita tidak perlu merasa sedih dengan keadaan kira walau terlahir tidak sempurna di dunia ini. Karena Tuhan memberikan kita nafas kehidupan dengan tujuan masing-masing" -Ayah, Mengapa Aku Berbeda?

"Dalam hidup, ada saatnya kita tidak bisa memilih, selain bertanggung jawab terhadap hal yang kita lakukan di masa lalu. Percayalah masa depan akan menajadi indah bila kita berusaha untuk menerima keadaan kita" -My Last Love

"Sahabat, kau adalah cahaya salam kehidupanku. Lentera yang siap menyala disaat aku merasa gelap di dunia ini. Jadilah abadi selamanya dalam hidupku tanpa pernah hilang dalam seperti bayangan." -Sahabat

"Saat terindah dalam hidupku adalah bersamamu.
Saat tersedih dalam hidupku adalah kehilanganmu"- Kekasihku Daniel

"Bila aku harus berhenti nernafas di dunia ini, jadikanlah aku duniamu untuk terakhir kalinya, seperti aku menjadikan dirimu duniaku yang terakhir" -Gaby Dan Lagunya

"Sahabat adalah permata hati, sedangkan kekasih hanyalah perhiasan yang sesaat di hati" -Sahabatku Peter

"Ketika seseorang datang dan tersenyum padamu, itu adalah awal sebuah takdir yang kelak akan membawamu pada dua hal. Kebahagiaan dan Kesedihan" -My Blackberry Girlfriend

"Terkadang arti kebahagiaan dapat terjadi karena kita melihat masa lalu dan membawanya ke masa depan untuk bercermin terhadap kehidupan kita saat ini" -My Last Valentine

"Aku mungkin tidak terlahir untuk membuatmu selalu tersenyum, tapi aku tercipta untuk selalu disampingmu, agar kau tahu, aku ingin kau selalu bahagia di dunia ini" -Aku Masih Di Sini Untukmu

"Cinta tidak melihat warna hitam ataupun putih yang kau berikan, tapi cinta memberikan warna yang indah yang terlihat dari mata dan hati yang kau tunjukkan padanya" -Happy Birthday

"Karena cintalah yang mengubah perbedaan di dunia ini, karena hanya cintalah yang mengubah warna hati kita, karena cintalaj aku hidup di antara kisahmu" -Kekasihku Angel

"Bila ada pertemuan di dunia ini maka akan ada perpisahan disampingnya. Bila ada kebahagiaan di dunia ini maka akan ada kesedihan disampingnya" -Never Say Goodbye

"Bila cinta tidak bisa menghapus kesedihanmu, maka bencilah diriku seperti engkau mencintaiku dulu kala" -Aku Membenci Cintamu

"Bagaimanapun kau hadir dalam hidupku, aku yakin baik atau buruknya kehidupanmu hanyalah Tuhan yang paling mengerti mengapa kau ada disisiku" -Mimpi Seorang Gadis Jumbo

"Aku mungkin bukanlah hal terbaik dalam hidupmu, tapi aku percaya kamu adalah hal terindah yang pernah ada dalam hidupku" -Kau Yang Terindah

"Hingga nafasku kelak berakhir, aku percaya cintaku akan sampai padamu walau di ujung dunia nanti kita terpisahkan.
Cinta sejati adalah bagian terindah dalam hidupku yang tak akan pernah hilang hingga nafasku berakhir di dunia ini." -Cinta Sampai Di Ujung Dunia

"Masa lalu adalah pilihan yang kita lalui sedangkan masa depan adalah pilihan yang kita tentukan" -Luna Kamu Harus Kuat

"Aku mungkin tidak bisa membuatmu bahagia dengan takdirku saat ini, tapi aku berjanji kelak bila aku terlahir kembali, kamulah orang yang paling bahagia karenaku." -Gadis Dengan Nama Billy

"Saat ini, aku bukan menangis karena bersedih kau meninggalkanku tapi aku menangis karena sulit bagiku untuk melupakan cinta yang pernah ada dalam hidup kita" -Dan Kevin Pun Menangis

"Satu hal yang tak mungkin kulupakan tentang kamu adalah saat kau hadir dalam hidupku untuk ada bersama matahari yang kau berikan padaku" -Matahari Di Antara Surga

Wednesday, February 8, 2012

Unforgettable

Yang mana yang lebih baik- pernah memiliki lalu kehilangan? atau tidak pernah memiliki sama sekali?

Apakah kamu pikir kita bisa berteman?

"Kita tidak akan bisa 'hanya' berteman. Kita akan bertukar pandangan penuh makna. Kita akan teringat akan apa yang pernah ada. Kita akan berharap akan apa yang mungkin ada.
Pada dasarnya, saya tidak percaya lelaki dan perempuan bisa hanya berteman. Mereka terlalu berbeda. Selalu ada perasaan tak terbalas, rasa yang tak terungkapkan, masa lalu yang pernah dibagi.
Jika kita berteman, kita akan berhenti bertemu secara reguler, tetapi terus berkiriman email. Saya akan menyimpan semua email-mu dalam folder khusus. Sesekali, saya akan membuka dan membaca kembali email-email itu. Bagi saya, hal itu tidak jauh berbeda dengan menyimpan pembicaraan di dalam hati.
Suatu hari nanti, jika saya merindukan kamu, saya akan mengingat kembali masa masa ini, seperti baru terjadi kemarin.
Ini lebih baik dibanding berharap dapat melihat kamu, tanpa mengetahui kapan kita bertemu.
Lebih baik daripada berpura-pura senang tentang kabar baik mengenai kamu dan kekasihmu, anniversary, sedangkan saya sendirian menanti kamu.
Saya tidak yakin saya akan sanggup melakukan itu semua.
Maaf"

Apakah kamu akan merindukan saya?

"Saya akan merindukan kue putu, pembicaraan mengenai Gewurztraminer dan Istanbul, dan lirik lagu Nirvana. Tapi tidak lebih dari itu, karena saya akan cukup merindukan kamu lewat bayang kosong di samping jendela.
Dan saya,
Saya akan menjadi perempuan yang kamu ingat saat radio memutar lagu kesukaanmu. Orang yang kamu kenang saat menyesap wine dan menatap hujan.
Wanita yang selalu duduk di balik jendela bening yang mesti kamu tau, tidak sedang menunggu apapun, tetapi tetap berada disana"

Bukankah melupakan adalah sesuatu yang ekstrem?
Bagaimana dengan sesuatu yang lebih sederhana: merelakan misalnya?
Apakah dengan merelakan semuanya akan menjadi lebih mudah?

"Mungkin. Saya tidak tahu.
Sayangnya, merelakan sepertinya memiliki korelasi erat dengan melupakan.
Setiap kita teringat, kita akan rindu. Begitu rindu, maka akan timbul sesal. Saat kita menyesal, itu artinya kita belum merelakan.
Hanya jika kita mampu tersenyum pada memori itu tanpa rasa sesal, maka kita telah merelakan seutuhnya."

Secara teori, semua itu mudah diuraikan.
Dalam kehidupan nyata, siapa yang tau kapan tepatnya kita bisa merelakan sebuah kehilangan?


Lelaki itu tau, perempuan itu juga tau. Mereka adalah dua orang yang tepat... yang bertemu pada waktu yang salah.
 Unforgettable by Winna Effendi

Friday, September 30, 2011

Divortire

"Aku tidak bisa berbohong dan berkata dulu aku tidak mencintai Beno. Aku jatuh cinta padanya. Habis-habisan. Dan dalam. You don't just get over something like that easily. Dan aku membencinya karena telah membuatku jatuh cinta padanya tapi lalu dia menghancurkan semuanya. Well, I participed in the ruining too, to be honest.
Mungkin benar yang dikatakan orang-orang. Opposite attracts, but two people who are so much alike are just like magnets with the same pole. Kesamaan itu justru menjadi pemecah, ibarat magnet berkutub sama yang akan selalu tolak-menolak. Apakah aku menyesali semua yang telah terjadi? Tentu. I'd be a cold hearted bitch if I don't. Kalau aku bisa memutar balik waktu, mungkin aku akan memilih untuk tidak jatuh cinta pada Beno karena sekarang aku sudah tahu semuanya akan berakhir seperti ini. " - Alexandra

"Alexandra, I hate to sound like chessy romantic novels, but just because he hurt you, doesn't mean it's gonna happen again when you open your heart again to the next guy, Right?" -Wina *Alexandra's best friend*

"Aku belum bisa bukan karena aku masih mencintai Beno, jujur. Yang tinggal cuma benci. Karena aku telah membuka hatiku dan menyerahkan segalanya buat dia, tapi ternyata dia lebih mementingkan pekerjaannya. Kejam rasanya bagaimana orang-orang yang sangat kita cintai biasanya justru yang paling menyakiti kita. Sekedar untuk menyadarkanku bahwa semua yang diawali dengan indah belum tentu berakhir sama. Meskipun kadang-kadang saat aku memandang tato ini, aku bertanya pada diriku sendiri :bisakah kita membenci dan sekaligus mencintai seseorang begitu rupa pada saat bersamaan" -Alexandra

"Beno is a fool for letting me go... Or am I the fool for letting him go? Karena selama ini cuma dia yang bisa membuatku selalu merasa aman. Karena cuma dia yang bisa membuatku jatuh cinta tanpa pamrih. Cuma dia yang bisa membaca pikiranku tanpa aku perlu mengatakan apa-apa. Cuma dia yang tahu bagaimana membuatku makin jatuh cinta dengan gestures kecil yang tidak penting tapi selalu datang di saat yang tepat" -Alexandra

"Emang setan banget laki-laki satu itu. Kenapa ya melupakan dia susahnya setengah mampus?" -Alexandra

"Sekarang aku takut ngejalanin suatu hubungan lagi, hanya untuk tersadar bahwa laki-laki arogan bangsat kurang ajar yang aku benci adalah laki-laki yang tidak pernah berhenti aku cintai"-Alexandra

"Aku selalu bilang ingin melupakan dia sepenuhnya, tapi entah kenapa aku selalu teringat dia" -Alexandra

"Salahkah aku kalau aku selalu merasa harus sakit dulu baru dia berada disisiku dan memperhatikanku?" -Alexandra

"You know Ben? for someone who's not even trying, you did a pretty job of hurting me" -Alexandra

"Dia tidak egois seperti Beno, tidak arogan seperti Beno, tidak sok penting seperti Beno. He's perfect. He's perfect in every single possible way. Dia bukan Beno. Dia sempurna karena dia bukan Beno.Dia sempurna tapi dia bukan Beno" -Alexandra

"Aku tidak boleh seperti ini. Ini hari aku mengakhiri semua hubungan, komunikasi, dan pertemuan dengannya/to stop communicating, talking, meeting, thinking, and caring. To stop having anything to do with him whatsoever" -Alexandra

"Kamu sadar nggak sih Ben? Kalo kamu perlu orang untuk merawat kamu karena aku sudah tidak bersama kamu lagi? Aku sudah tidak bisa lagi mengingatkan kamu kapan harus istirahat, kapan harus makan, dan kapan harus tidur. Aku sudah tidak bisa lagi menyelimuti kamu saat kamu tertidur. Aku sudah tidak bisa lagi membuat kan kamu teh hangat setiap kamu pulang kerja. I'm not here anymore. I'm not yours anymore" -Alexandra

Alex : "Ben"
Beno : "Ya?"
Alex : "What happened to us?"
Beno : "Us. Lex..... That's what happened to us"

Denny : "You wanna know why I would stay undor the rain for you?"
Alex : "Why?"
Denny : "So you can take care of me like you just did, and I kiss you like I just did"
Alex : *God, is this the guardian angel that you sent me?*

"Well... orang-orang selalu bilang 'lupakan Beno' ratusan kali, tapi bagaimana aku bisa cepat menghilangkan bayangan Beno kalau setiap saat ada saja yang bertanya 'Elo baik-baik aja kan Lex?' atau 'Beno apa kabarnya? Elo masih berhubungan sama dia?' atau 'Elo udah ketemu pengganti Beno?' atau 'Dulu waktu elo akan menikah dengan Beno, elo bener-bener yakin dia jodoh lo?' I mean, not trying to defend myself here, but how can I be completely okay if people keep asking me if I'm okay?" -Alexandra

"Some songs just bring out the best memories, dont they?" -Alexandra

"Kalau tujuannya mencari pengganti, sampai kapanpun ngga akan nemu. Yang harusnya gue cari itu laki-laki yang menyayangi gue, dan bisa bikin gue percaya cinta lagi" -Wina

-From Divortiare by Ika Natassa

Leo

"I don't know what pain until this day.
I don't know pain could make me want to go out from this life.
I don't know life is this full of betrayal.
I don't now life is this full of lies.
I don't know...... I just want to be saved.......
I just want to be saved..... But everyone's walking out....."
-Dan Hujan Pun Berhenti

Thursday, April 15, 2010

after

HELL-O!
eh iya, gue mau ngasih tau kalo gue putus lagi dengan "you-know-who" --> belum tau? baca post gue sebelumnya.
oh iya, FYI gue milih pilihan yang ke 3. gue bilang kan gue maunya milih yang 1, tapi kenyataannya gue malah milih yang ke 3.
tanya kenapaaaaaaa? KARENA dia sudah kelihatan tidak sayang lagi kepadakuuu~
nah terus kan kalo pacaran harus saling sayang kan? iya kan?
tapi kalo yang satu udah ngga sayang sama yg lain jadinya apa? makan hati kan?
ujung2nya kalo di pertahanin apa? putus juga kan?
kalo putus ujung2nya apa? lo seneng kan? lo bebas kan?
dan yg paling sering apa? gue juga yang NANGIS kan?
nah lho, sama aja kan ujung2nya?
daripada gue nangis nya terus2an tiap hari sampe mata gue bengep, mending sekarang selesainya. lo seneng kita selesai, gue? nangis mah pasti TAPI ngga se-histeris dulu.
nah, berarti sekarang anda bebas dong? iya sekarang saya juga bebas main sama sahabat2 saya tanpa takut anda marah atau anda cemburu.
tapi sayangnya, saya masih sayang anda -_-
lah bego lu tash kalo masih sayang kenapa diputusin! tulul!
ya abis gimana, kan tadi saya bilang dia sudah tidak sayang saya lagi -_-
dan dia kira gue mau move on ke 'one of my friend' yg bernama blablabla.
hello boy, gue tuh ngga suka ya sama dia, kalo gue suka mah udah dari kemaren2 gue pacarin, tapi sekarang apa? gue masih sayang kan sama lo, walaupun lo benci sama gue!
gue ngga bisa benci lo kaya lo benci gue, gue bilang gue mau move on, tapi susah taugalu? apalagi liat lo tiap hari -_-
gue maunya tuh kita putus bisa jadi temen, tapi apa? lo malah remove acc gue, lo malah benci gue. kalo tau kaya gini mungkin lebih baik gue ga usah kenal lo kali ya -_- but, thanks for teaching me that love does exist.

abis putus gue langsung baca 4 buku *sebenernya ngga ada hubungan juga sih*
1. Titanium *again*
2. Autumn In Paris
3. Hai Miiko!
4. Reffrain
tapi entah kenapa abis putus baca 4 buku itu langsung gue mikir 'mau ya punya pacar kaya cowok yg ada di novel itu' ea ngayal abis.

di buku Titanium, ada cowok namanya Austin, ah gila ngarep banget gue punya cowok yg baiknya nauzubileh kaya dia *oke berlebihan* dia tuh orangnya "talk LESS do MORE" ga banyak omong, tapi sekali ngelakuin bisa bikin speechless. Kalo cowok sekarang "talk MORE do LESS!" makanya romijn itu beruntung banget dapet cowok kaya austin *yaiyalah siapa yang ngga mau*

di buku ke2, yaitu autumn in paris, ada cowok namanya Tatsuya, ohmy ini orang bener-bener 1 diantara sejuta kali yak o_O setia parah, terus rela berkorban, dia lebih baik dia yang sakit daripada harus ngeliat Tara nangis, jarang banget kan cowok kaya gitu? yang ada sekarang cowok malah kebanyakan bikin cewek nangis.

buku ke3 adalah komik Hai Miiko, di komik ini ada Tappei. Ya walaupun dia itu jail banget sama miiko, tapi sebenernya tuh dia sayang sama miiko, cuma gengsi aja nunjukin nya. kalo miiko susah tappei tuh selalu ada, nih S-E-L-A-L-U ada, bahkan waktu miiko ngga bilang ke tappei kalo dia butuh tappei, tapi tappei selalu siap sedia buat miiko.

dan yang terakhir adalah reffrain, disini ada Nata. Nata sama Niki itu sahabatan dari kecil, nata tuh selalu sayang niki, tapi niki gatau kalo sayang nya nata itu lebih dari sahabat, nata sampe bikinin lagu buat niki teris dikirim pas hari valentine, tapi niki gatau kalo itu dari nata, pas nata pergi ke amrik baru deh niki sadar kalo sebenernya dia tuh sayang banget sama nata. dan ternyata nata balik dari amrik dan dia masih sayang sama niki walaupun udah kepisah 5 tahun, sayangnya buat niki ngga berubah sedikitpun.

SEE? betapa jarangnya cowok kaya mereka! kalo mau lebih lengkap mending baca deh bukunya *PROMOSI*

sampai disini dulu ya postingnya, bubye~

Tuesday, December 29, 2009

Holiday

it's time to holiday!
dan gue pasti tak lain tak b ukan ke BANDUNG.
gue juga sebenernya heran, nyokap gue ngga ada tempat wisata lain apa selain di bandung -__-
tapi tiap gue tanya, nyokap bilang "kan kakek nenek kamu di bandung, kamu ngga kangen apa sama mereka?"
ya aku kangen lah ma, masa ngga -__-

TAPI yang paling menyebalkan adalah, gue disini selalu lama dan pulang waktu udah mau masuk!
ITU TUH MENYEBALKAN TAU GA!
kan gue ngga mau juga liburan membusuk di bandung terus, ya emang sih disini enak tapi kan gue juga mau pergi sama temen2 gue, dan yang penting kangen gue sama bokap gue :D
dan ya nyokap gue tuh suka lama2in di bandung, ya gue tau nyokap gue maunya tuh gue sekeluarga pindah ke bandung -__-
untungnya bokap gue ngga setuju, kalo setuju gimana nasib gue o_O

Oke lanjut, gue baru selesai baca 3 buku, yaitu "Harry Potter and The Goblet of Fire, Eclipse, dan Titanium"
dan gue paling cepet baca dan paling suka "Titanium" bukan berarti yang lain gue ngga suka yaa.
ngga tau kenapa, tapi cerita bagus banget dan gue suka banget sama karakternya
dan buat Austin "you' re so sweet boy. I hope I can get boyfriend like you" hahaha

*austin itu salah satu tokohnya*

Oke deh, sampai sini aja dulu ya postnya.
Gue ol di warnet nih masalahnya -__-
XOXO Tasha :)